Surah 48 · Juz 26
Al-Fath · 48:27
لَقَدْ صَدَقَ اللَّهُ رَسُولَهُ الرُّؤْيَا بِالْحَقِّ ۖ لَتَدْخُلُنَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ إِنْ شَاءَ اللَّهُ آمِنِينَ مُحَلِّقِينَ رُءُوسَكُمْ وَمُقَصِّرِينَ لَا تَخَافُونَ ۖ فَعَلِمَ مَا لَمْ تَعْلَمُوا فَجَعَلَ مِنْ دُونِ ذَٰلِكَ فَتْحًا قَرِيبًا
Demi sesungguhnya! Allah tetap menyatakan benar RasulNya dalam perkara mimpi itu dengan kenyataan yang sebenar; iaitu sesungguhnya kamu tetap akan memasuki Masjid Al-Haraam - insya Allah (pada masa yang ditentukanNya) - dalam keadaan aman (menyempurnakan ibadat umrah kamu) dengan mencukur kepala kamu, dan kalau (tidak pun) menggunting sedikit rambutnya, serta kamu tidak merasa takut (akan pengkhianatan musuh sehingga kamu keluar balik dari situ). (Allah mengangguhkan berlakunya kenyataan itu) kerana Ia mengetahui (adanya feadah dalam penangguhan itu) yang kamu tidak mengetahuinya; maka Ia menyediakan sebelum (terlaksananya mimpi) itu, satu kemenangan yang dekat (masa berlakunnya).
Tafsir
Tiada tafsir dalam bahasa anda. Ini Al-Mukhtasar dalam bahasa Inggeris.
27. Verily, Allah truly made the dream of His Messenger a reality; He showed it to him in his sleep and he them informed his companions of it. The dream was that he and his companions were entering the sacred house of Allah in safety from their enemies, with some of them having shaved their heads and some having only trimmed their hair, indicating the completion of their acts of pilgrimage. O believers! Allah knows some advantages that you did not know of, and so instead of making the dream a reality by letting you enter Makkah that year, He will give you a victory in the near future i.e. the signing of the treaty of Ḥudaybīyyah and the conquest of Khaybar that followed it at the hands of the believers who had witnessed Ḥudaybīyyah.
Buka dalam pembaca - Baca surah lengkap