Surah 24 · Juz 18

An-Nur · 24:22

وَلَا يَأْتَلِ أُولُو الْفَضْلِ مِنْكُمْ وَالسَّعَةِ أَنْ يُؤْتُوا أُولِي الْقُرْبَىٰ وَالْمَسَاكِينَ وَالْمُهَاجِرِينَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۖ وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا ۗ أَلَا تُحِبُّونَ أَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Dan janganlah orang-orang yang berharta serta lapang hidupnya dari kalangan kamu, bersumpah tidak mahu lagi memberi bantuan kepada kaum kerabat dan orang-orang miskin serta orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah; dan (sebaliknya) hendaklah mereka memaafkan serta melupakan kesalahan orang-orang itu; tidakkah kamu suka supaya Allah mengampunkan dosa kamu? Dan (ingatlah) Allah Maha Pengampun lagi Maha Mengasihani.

Tafsir

Tiada tafsir dalam bahasa anda. Ini Al-Mukhtasar dalam bahasa Inggeris.

22. The people of virtue in religion and expanse in wealth should not swear an oath to stop giving their needy relatives, due to their poverty, amongst the migrants in Allah’s way, due to a sin they committed. They should pardon them and overlook them. Do you not love that Allah should forgive your sins when you pardon them and overlook them? Allah is Forgiving to those who repent amongst His servants and Merciful to them, so His servants should follow Him. This verse was revealed regarding Abu Bakr Siddiq (may Allah be pleased with him) when he swore an oath to stop spending on Mistah, due to his joining in the slander.

Buka dalam pembaca - Baca surah lengkap