Surah 16 · Juz 14
An-Nahl · 16:75
۞ ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا عَبْدًا مَمْلُوكًا لَا يَقْدِرُ عَلَىٰ شَيْءٍ وَمَنْ رَزَقْنَاهُ مِنَّا رِزْقًا حَسَنًا فَهُوَ يُنْفِقُ مِنْهُ سِرًّا وَجَهْرًا ۖ هَلْ يَسْتَوُونَ ۚ الْحَمْدُ لِلَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ
Allah memberikan satu misal perbandingan: Seorang hamba abdi yang menjadi milik orang, yang tidak berkuasa melakukan dengan bebasnya sesuatupun; dan seorang lagi (yang merdeka) yang Kami kurniakan kepadanya pemberian yang baik (harta kekayaan) dari Kami, maka dia pun membelanjakan hartanya dengan bebasnya, sama ada secara bersembunyi atau terbuka, adakah kedua orang itu sama? Segala puji tertentu bagi Allah (dan Allah jualah yang berhak disembah), tetapi kebanyakan mereka (yang musyrik) tidak mengetahui (hakikat tauhid itu).
Tafsir
Tiada tafsir dalam bahasa anda. Ini Al-Mukhtasar dalam bahasa Inggeris.
75. Allah, may He be glorified, strikes an example to refute the idolaters: A bonded slave that is unable to do anything and who has nothing to spend as compared to a free person to whom We have given from our side lawful wealth that he uses as he wills and spends from it secretly and openly as he wills. These two men are not equal. How then do you make Allah who is the Owner of everything, who spends in His dominion and does what He wills, equal to those powerless idols? Praise be to Allah Who is deserving of all praise. Rather, most of the idolaters do not know that Allah is Single in His divinity and that He alone deserves to be worshipped.
Buka dalam pembaca - Baca surah lengkap